het moslim bidden van jonge geitjes

Anak adalah sebuah karunia dari Allah SWT, maka sudah menjadi kewajiban bagi orang tua untuk  mebesarkan,mendidik dan mengajarkan anaknya dengan sebaik mungkin. Jadikanlah anak-anak kalian tumbuh menjadi seorang yang berharga, yang soleh dan solehah, dan menjadi pribadi yang baik.

Sebagaimana yang telah diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau memberikan contoh yang baik dalam mendidik anak. Beliau dikenal penyayang dan penyabar. Tidak suka membentak anak. Namun juga tegas dalam urusan agama. Dan berikut contoh cara mendidik anak ala rasulullah, sebagai berikut :

  • Mendidik agar berbakti terhadap orang tua

Allah SWT, berfirman :

Artinya:”Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun ,. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.  (Q.S: Luqman:14)

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu mengajarkan kepada anak-anaknya tentang kutamaan berbakti kepada orang tua, maka orang tua perlu mendidik anak-anaknya agar selalu berbakti terhadapnya.

  • Mengajak bermain dan menghibur anak

Rasulullah menganjurkan kepada kita untuk selalu berlemah lembut terhadap anak yang baru lahir sampai dengan umur 6 tahun.

Beri kasih sayang secara tulus kepada anak, memanjakan, merawat sepenuh hati, dan ajaklah bermain mereka di semasa kecilnya, karena rasulullah pun senang bermain-main (menghibur) dengan anak-anak dan kadang-kadang beliau memangku mereka. Beliau menyuruh Abdullah, Ubaidillah, dan lain-lain dari putra-putra pamannya Al-Abbas RA untuk berbaris lalu berkata, “ Siapa yang terlebih dahulu sampai kepadaku akan aku beri sesuatu (hadiah).”merekapun berlomba-lomba menuju beliau, kemudian duduk di pangkuannya lalu Rasulullah menciumi mereka dan memeluknya.

  • Mendidik anak mengenai tanggung jawab dan kedisplinan

Pada usia 7 sampai dengan 14 tahun seorang anak sudah seharusnya di didik mengenai rasa tanggung jawab dasn kedisplinanya, denagn mulai memisahkan tempat  tidurnya dan mengerjakan shalat  5 waktu. Dan ketika anak tidak mau melakukan shalat pukullah, namun bukan dengan pukulan yang bisa menyakitinya.  Sebagaimana di dalam hadist :

“Perintahkan anak-anakmu untuk shalat saat mereka telah berusia 7 tahun, dan pukullah mereka jika meninggalkannya ketika mereka berusia 10 tahun, dan pisahkanlah tempat tidur mereka.” (HR. Abu Dawud).

Buatlah sanksi-sanksi ketika anak melanggar, yang mana harus sesuai dengan kesepakatan antara anak dan orangtua. Latih anak mandiri mengurus dirinya sendiri, seperti cuci piring, cuci baju, maupun menyetrika.

  • Perlakukan anak seperti sahabat

Di usia 15 hingg 21 tahun anak akan cenderung menjadi pemberontak,sehingga di butuhkan pendekatan dari orang tuanya. Ciptakan rasa nyaman kepada anak bahwa kita sebagai orang tua bisa dipercaya layaknya sahabat yang akan selalu mendegar dan merahasiakan ceritanya dan anak  tidak akan merasa bahwa orangtua adalah orang ketiga yang tidak boleh tahu atau bahkan terkesan ikut campur tentang permasalahan diri anak.

 

 

 

Pabrik Tas di Indonesia
Konveksi Tas Idola Sebagai
Pengrajin Tas
Alamat Produsen Tas pembuat Tas
Seminar
Jl. Leuwipanjang – Leuwi Sari V no 59
Bandung
No Hp 081-221-248-03
Telepon 022 – 520 6738
www.tasidola.com / www.pabriktas.co.id
Email : info_dh@yahoo.com / info_tasidola@yahoo.com

Cara Mendidik Anak Seperti Rasulullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*