muda

Masa muda adalah masa masa dimana manusia mencari jati dirinya, mencari tahu apa yang ia ingin tahu, mengenal berbagai orang dan tempat, mulai beradaptasi, penuh semangat serta emosi sedang bergejolak.

hidup cuman sekali, selagi masih muda habiskanlah masa muda dengan bersenang-senang’

Kalimat tersebut memang sangat sering kita dengar, namun mirisnya, banyak anak muda yang meyakini kalimat tersebut. Kita pasti sudah tahu bahwasanya hidup itu hanya sekali, lalu kenapa masih mau membuang-buang waktu hanya untuk bersenang-senang menghabiskan masa muda?

Kenakalan remaja sekarang sedang merajarela, seperti hiburan malam, tawuran antar sekolah, balapan liar dijalan raya, dan masih banyak lagi. Apakah tak pernah terfikir dibenak kita? Untuk apa kita melakukan hal hal negatif tersebut? Apakah ada manfaatnya? Sungguh, itu hanya akan mengantarkan kita pada pintu penyesalan.

Selagi masih muda, masih kuat, kenapa kita tidak banyak melakukan hal hal positif?  Kenapa mesjid dipenuhi oleh orang yang sudah tua renta? Kemana perginya anak muda? Padahal masuk ke mesjid merupakan jalan menuju surga dan tak perlu mengeluarkan biaya, tapi kenapa tempat-tempat tercela yang harus mengeluarkan biaya selalu penuh?  Apa untuk menyadari hal tersebut mata kita sudah terlalu buta dan hati sudah mati rasa?

Sesungguhnya masa muda akan dipertanyakan dan dipertanggung jawabkan kelak, semoga kita segera menyadarinya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تَزُولُ قَدَمُ ابْنِ آدَمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنْ عِنْدِ رَبِّهِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ خَمْسٍ: عَنْ عُمُرِهِ فِيْمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ شَبَابِهِ فِيْمَا أَبْلَاهُ، وَمَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيْمَا أَنْفَقَهُ، وَمَاذَا عَمِلَ فِيْمَا عَلِمَ

“Tidak akan bergeser kaki manusia di hari kiamat dari sisi Rabbnya sehingga ditanya tentang lima hal: tentang umurnya dalam apa ia gunakan, tentang masa mudanya dalam apa ia habiskan, tentang hartanya darimana ia peroleh dan dalam apa ia belanjakan, dan tentang apa yang ia amalkan dari yang ia ketahui (ilmu).”[1]

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمُ اللَّهُ فِى ظِلِّهِ يَوْمَ لاَ ظِلَّ إِلاَّ ظِلُّهُ … وَشَابٌّ نَشَأَ فِى عِبَادَةِ رَبِّهِ

“Ada tujuh golongan manusia yang akan dinaungi oleh Allah dalam naungan (Arsy-Nya) pada hari yang tidak ada naungan (sama sekali) kecuali naungan-Nya: …Dan seorang pemuda yang tumbuh dalam ibadah (ketaatan) kepada Allah …”[3]

إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَيَعْجَبُ مِنَ الشَّابِّ لَيْسَتْ لَهُ صَبْوَةٌ

“Sesungguhnya Allah Ta’ala benar-benar kagum terhadap seorang pemuda yang tidak memliki shabwah (tidak mengikuti hawa nafsu nya)”[4]

Hadist – hadist diatas seharusnya bisa membuat kita berfikir, dan menyadarkan kita betapa pentingnya menjaga masa muda itu. Semoga kita dapat menjaga masa muda dengan sebaik mungkin sembari meraih ridha Allah.

 

Pabrik Tas di Indonesia
Konveksi Tas Idola Sebagai
Pengrajin Tas
Alamat Produsen Tas pembuat Tas
Seminar
Jl. Leuwipanjang – Leuwi Sari V no 59
Bandung
No Hp 081-221-248-03
Telepon 022 – 520 6738
www.tasidola.com / www.pabriktas.co.id
Email : info_dh@yahoo.com / info_tasidola@yahoo.com

 

masa muda dipertanggung jawabkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*