Dzikir berasal dari kalimat ذكر، يذكر، ذكرا yang artinya mengingat sesuatu atau menyebut setelah lupa atau berdoa kepada Allah. Dzikir juga bermakna mengingat sesuatu atau menghafalkan sesuatu. Juga dapat dimaksudkan dengan sesuatu yang disebut dengan lidah atau suatu yang baik.

Dzikir menurut syari’at ialah setiap ucapan yang dilakukan bagi tujuan memuji dan berdoa. Yaitu lafaz yang digunakan untuk beribadah kepada Allah, berkaitan dengan pengangungan terhadap-Nya dengan menyebut nama-nama atau sifat-sifat-Nya, memuliakan dan mentauhidkan-Nya, bersyukur dan mengangungkan Zat-Nya, membaca kitab-Nya, dan berdoa kepada-Nya.

Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Dari ‘Abdullâh bin Busr Radhiyallahu anhu berkata, “Seorang Badui datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian berkata, ‘Wahai Rasûlullâh, sesungguhnya syariat-syariat Islam sudah banyak pada kami. Beritahukanlah kepada kami sesuatu yang kami bisa berpegang teguh kepadanya ?’ Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Hendaklah lidahmu senantiasa berdzikir kepada Allâh Azza wa Jalla”

Dengan berdzikir bukan hanya pahala yang akan kita dapat, namun banyak manfaat yang akan kita dapat ketika melakukannya, diantaranya sebagai berikut :

  • Hati menjadi tenang

Allah SWT berfirman :

”Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Ar Ra’d : 28)

masih banyak sebagian orang ketika mereka terkena masalah atau musibah selalu mencari pelampiasan ke arah yang tidak benar seperti mabuk-mabukan atau mendengarkan music agar mendapatkan ketenangan, sedang ia lupa kepada Allah SWT.

ingatlah firman Allah Jalla wa ’Ala di atas, sehingga bila kita mendapat musibah atau kesulitan yang membuat hati menjadi gundah, maka ingatlah Allah, insya Allah hati menjadi tenang.

  • Menjadi beruntung

“Dan sebutlah (nama) Allah sebanyak-banyaknya agar kamu beruntung.” (Al Anfal : 45)

  • Pembeda antara orang mukmin dan munafik

karena sifat orang munafik adalah tidak mau berdzikir kepada Allah kecuali hanya sedikit saja.

(Khalid Al Husainan, Aktsaru min Alfi Sunnatin fil Yaum wal Lailah, Daar Balansiyah lin Nasyr wat Tauzi’, Riyadh, Terj. Zaki Rahmawan, Lebih dari 1000 Amalan Sunnah Dalam Sehari Semalam, Pustaka Imam Asy Syafi’i, Bogor, Cetakan I, Juni 2004 M, hal. 158).

Allah berfirman, “Sesungguhnya orang – orang munafik itu menipu Allah dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya’ (dengan shalat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali.” (An Nisaa’ : 142)

  • mengusir setan

  • menyinari wajah dan hati

  • Mendapatkan pengampunan dan pahala yang besar

  • merupakan amal ibadah yang paling mudah dilakukan

  • menjauhkan dari siksa api neraka

 

 

Pabrik Tas di Indonesia
Konveksi Tas Idola Sebagai
Pengrajin Tas
Alamat Produsen Tas pembuat Tas
Seminar
Jl. Leuwipanjang – Leuwi Sari V no 59
Bandung
No Hp 081-221-248-03
Telepon 022 – 520 6738
www.tasidola.com / www.pabriktas.co.id
Email : info_dh@yahoo.com / info_tasidola@yahoo.com

Alasan Mengapa Kita Perlu Berdzikir

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*